Setelah sekian bulan mencoba memelihara tokek, ternyata ada beberapa ekor tokek betina yang bertelur. Telur-telurnya itu lucu, tidak seperti telur cicak pada umumnya. Bagian luar kulit telur tokek itu seperti memiliki perekat yang sangat kuat dan cangkang telur tokek itu lunak seperti cangkang telur penyu. Sehingga jika dilihat seperti balon yang diisi dengan air sedang dilekatkan di dinding.
Telur-telur tokek itu ada yang melekat/menempel pada kaca aquarium (karena ditempatnya menggunakan aquarium) dan ada juga yang melekat di dalam serta di luar rumah-rumahannya (saya buatkan dari potongan-potongan papan yang dibentuk persegi empat memanjang).
Pada saat pertama kali saya menemukan ada tokek yang bertelur (yang saya tempatkan di dalam aquarium), wah… senang sekali rasanya. Segera saya beritahukan anak-anak dan istri saya, he… he… he… mereka saling berebut untuk melihatnya, karena baru pertama kalinya ini melihat telur tokek !!!
Anak saya yang kecil, sampai wanti-wanti sama saya… “Papa… ntar kalau telurnya menetas… anaknya buat saya yah !”. “Khan kata yang jual, tokek itu akan bisa jinak kalau dipelihara sejak masih kecil”, katanya lagi. Sampai-sampai dia sudah menyiapkan satu aquarium kecil (aquarium untuk reptil), untuk menempatkan anakan tokeknya itu nanti.
Keesokan harinya, setelah pulang kerja dan setelah selesai ngopi, saya langsung memberi makan tokek. Saat saya lihat ke dalam rumah-rumahannya dengan menggunakan lampu senter, wah… ternyata telur-telurnya itu pada pecah (tokek rata2 sekali bertelur itu sebanyak dua butir).
Langsung saja saya teriak, “Telur tokeknya pada pecah !!!”. Lantas saja anak saya yang kecil yang pada saat itu sudah masuk ke kamar untuk tidur, dia menangis… menangis karena mengetahui telur tokek yang diharapkan dapat menetas, ternyata sudah pecah. Sedih juga sih !!! Telur-telur itu sepertinya pecah karena ketubruk-tubruk induknya juga, karena telur-telur itu melekat di sisi bagian bawah, dalam rumah-rumahannya itu.
Selang beberapa minggu kemudian, tokek betina itu bertelur lagi. Kali ini dia bertelur di sisi kaca aquarium, ngak pecah sih… tapi ngak juga menetas dan sepertinya jadi rusak/membusuk. Belakangan ini dia bertelur lagi, tapi sampai dengan hari ini masih belum juga ada yang berhasil menetas.
Ada hal lain yang saya perhatikan juga, baik itu si betina mau si jantan, tokek ternyata sangat menjaga telur-telurnya (diluar masalah pecah karena ketubruk-tubruk induknya juga). Saya ketahui ketika hendak memberinya pakan jangkrik, saat tangan saya mendekat ke arah rumah-rumahannya itu (dekat telur-telurnya), tokek-tokek itu menjadi lebih galak dibandingkan jika tidak sedang bertelur. Mulutnya terbuka lebar dan mengeluarkan suara seperti mendesis, seperti sedang bersiap untuk menggigit.
Disatu sisi, saya mengharap bisa punya anakan tokek (menghayal dulu ah… khan lucu… imut-imut !!!). Tapi disisi lain, koq tokek-tokeknya itu, baik yang jantan maupun yang betina pertumbuhan badannya sangat-sangat lambat, jika tidak ingin dikatakan : “Koq ngak gede-gede yah ???”
Tokek-tokek yang saya tempatkan di kandang-kandang yang lain, pertumbuhan tubuhnya itu kelihatan perbedaannya (menjadi agak lebih besar) dibandingkan sewaktu baru beli, bagian pangkal ekornya jadi gemuk. Tapi mungkin ada benarnya… tokek betina pertumbuhan tubuhnya itu relatif sangat lambat dibandingkan dengan pertumbuhan tubuh tokek jantan.
Demikian sekelumit pengalaman saya dalam memelihara tokek. Jika ada rekan-rekan yang punya pengalaman lain, mohon sharing pengalamannya juga yah…. Terima kasih.
DIarsipkan di bawah: Binatang Peliharaan | Ditandai: beternak tokek, jangkrik, telur tokek, tokek, tokek betina, tokek galak, tokek jantan



anything abut tokek..pasti laku keras…sukses terus ….hunting tokek keluar pulaju
Di kandang tokek saya ada seperti jamur berbentuk telur. apa itu telur tokek ya?
apa sih bedanya yang jantan dan betina. kawinnya disengaja atau dibiarkan alami? mo tahu soal tokek
Hallo bro Suharta, mengenai jenis kelamin tokek anda bisa baca2 di http://tjingwen.com/2009/10/18/gender-tokek/
Soal dia bisa berjodoh, itu saya juga ngak tahu secara pasti. Tapi ada satu kandang yg sengaja saya campur, antara tokek jantan dan betina, akhirnya dia bertelur tuh ! Tapi sampai saat ini belum pernah ada yg berhasil menetas.